Blog

  • Kadiv Humas Polri Sampaikan Selamat HUT ke-54 KORPRI: Perkuat Semangat Pengabdian Menuju Indonesia Maju

    Kadiv Humas Polri Sampaikan Selamat HUT ke-54 KORPRI: Perkuat Semangat Pengabdian Menuju Indonesia Maju

    Kadiv Humas Polri Sampaikan Selamat HUT ke-54 KORPRI: Perkuat Semangat Pengabdian Menuju Indonesia Maju

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Peringatan tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju.” Tema tersebut dinilai menggambarkan tekad kuat aparatur negara untuk terus berperan aktif dalam proses pembangunan nasional.

    Dalam momentum ini, Irjen Sandi memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan konsistensi seluruh anggota KORPRI yang selama lebih dari lima dekade hadir sebagai tulang punggung pelayanan publik. Ia menilai KORPRI telah menunjukkan peran penting dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, dan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.

    “Selamat HUT ke-54 KORPRI. Semoga semangat kebersamaan dan profesionalisme terus menjadi nilai utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Irjen Sandi.

    Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara Polri dan KORPRI selama ini menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel.

    Lebih lanjut, Irjen Sandi berharap peringatan HUT KORPRI ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam membangun Indonesia yang lebih maju. Dengan semangat persatuan dan loyalitas, seluruh anggota KORPRI diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan inovasi di setiap lini pelayanan pemerintah.

    “Indonesia Maju bukan hanya cita-cita, tetapi kerja bersama. Dengan semangat ‘Bersatu dan Berdaulat’, KORPRI memiliki posisi strategis untuk mendorong transformasi birokrasi yang lebih modern dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

    Di usia ke-54, KORPRI terus diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan humanis. Peringatan ini juga menjadi refleksi bagi seluruh aparatur untuk meneguhkan kembali komitmen mereka: mengabdi tanpa henti bagi rakyat, bangsa, dan negara.

     

  • Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

    Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

    Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

    Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan setelah mendata kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor.

    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan tersebut pada Senin, 1 Desember 2025.

    “Pada hari ini kami akan melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan yang akan kami kirim ke tiga provinsi: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Asep saat upacara pelepasan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin siang.

    Asep mengatakan bantuan itu dikumpulkan setelah polisi melakukan pendataan kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang melanda Sumatera.

    Adapun bantuan yang dikirimkan Polda Metro Jaya diangkut dalam 15 truk, yaitu lima truk trailer dan 10 truk cold diesel.

    Muatan bantuan terdiri atas 350 karung beras atau setara dengan 17.500 kg, 5.000 karton Indomie, 2.500 karton minyak, 62.500 kg gula, 1.250 kodi selimut, 1.250 kodi sarung, 2.500 karton air mineral, 250 karton popok, 1.250 karton biskuit, 2.500 karton susu, 125 karton lilin, 5.000 karton teh, dan 2.500 karton kopi.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, bantuan akan disalurkan secara bertahap, bekerja sama dengan polda setempat. “Agar dapat terdistribusi dengan tertib, tepat sasaran, dan cepat diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

    Pada hari yang sama, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memberangkatkan ratusan personel Polri ke Pulau Sumatera untuk membantu penanganan pasca-bencana banjir.

    Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, ada 200 personel yang akan diturunkan di masing-masing daerah terdampak bencana banjir Sumatera tersebut. “Dua ratus pasukan nanti akan kami terjunkan dengan seluruh logistik dan peralatan pendukungnya,” kata Dedi pada Senin, 1 Desember 2025.

    Banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah hujan deras turun sejak 24 November 2025.

    Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menduga anomali cuaca itu disebabkan adanya pertumbuhan siklon tropis Senyar di daratan Langsa, Aceh. Fenomena itu disebut langka, karena biasanya siklon tropis berkembang di laut terbuka seperti Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal per Ahad, 30 November 2025, adalah 442 orang dari ketiga provinsi terdampak. Sementara jumlah orang hilang saat ini dicatat sebanyak 402 jiwa

  • Polda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

    Polda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

    Polda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

    Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan setelah mendata kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor.
    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan tersebut pada Senin, 1 Desember 2025.

    “Pada hari ini kami akan melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan yang akan kami kirim ke tiga provinsi: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Asep saat upacara pelepasan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin siang.

    Asep mengatakan bantuan itu dikumpulkan setelah polisi melakukan pendataan kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang melanda Sumatera.

    Adapun bantuan yang dikirimkan Polda Metro Jaya diangkut dalam 15 truk, yaitu lima truk trailer dan 10 truk cold diesel.

    Muatan bantuan terdiri atas 350 karung beras atau setara dengan 17.500 kg, 5.000 karton Indomie, 2.500 karton minyak, 62.500 kg gula, 1.250 kodi selimut, 1.250 kodi sarung, 2.500 karton air mineral, 250 karton popok, 1.250 karton biskuit, 2.500 karton susu, 125 karton lilin, 5.000 karton teh, dan 2.500 karton kopi.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, bantuan akan disalurkan secara bertahap, bekerja sama dengan polda setempat. “Agar dapat terdistribusi dengan tertib, tepat sasaran, dan cepat diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

    Pada hari yang sama, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memberangkatkan ratusan personel Polri ke Pulau Sumatera untuk membantu penanganan pasca-bencana banjir.

    Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, ada 200 personel yang akan diturunkan di masing-masing daerah terdampak bencana banjir Sumatera tersebut. “Dua ratus pasukan nanti akan kami terjunkan dengan seluruh logistik dan peralatan pendukungnya,” kata Dedi pada Senin, 1 Desember 2025.

    Banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah hujan deras turun sejak 24 November 2025.

    Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menduga anomali cuaca itu disebabkan adanya pertumbuhan siklon tropis Senyar di daratan Langsa, Aceh. Fenomena itu disebut langka, karena biasanya siklon tropis berkembang di laut terbuka seperti Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal per Ahad, 30 November 2025, adalah 442 orang dari ketiga provinsi terdampak. Sementara jumlah orang hilang saat ini dicatat sebanyak 402 jiwa

  • Direktorat Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Direktorat Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Jakarta – Direktorat Polairud Polda Metro Jaya menggelar doa bersama, sholat gaib, dan istighosah untuk para korban bencana alam di Sumatra. Kegiatan berlangsung di Lahan Parkir Pelelangan Ikan Muara Angke, Senin (1/12/2025), sebagai rangkaian HUT Polairud ke-75 bertema “Polairud Presisi Menuju Indonesia Maju.” Acara ini diikuti sekitar 350 masyarakat pesisir dan kelompok nelayan.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk empati dan solidaritas Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana. “Kami bersama keluarga besar Polairud turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Kapolda.

    Doa bersama dipimpin oleh pemuka agama dan diikuti personel Polairud, 350 masyarakat pesisir, serta kelompok nelayan dari berbagai wilayah seperti Kali Adem, Muara Angke, Paljaya, Bidara Marunda, Cilincing, dan Gedung Pompa. Sholat gaib juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban yang meninggal dunia.

    Kapolda menambahkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas perlindungan dan pelayanan, tetapi juga hadir memberikan dukungan moril di tengah masyarakat. “Ini momentum untuk memperkuat empati dan kebersamaan dalam tubuh Polri, khususnya Polairud,” ujarnya.

    Acara turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, pejabat utama Polda Metro Jaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, serta sejumlah pejabat instansi terkait seperti Kesyahbandaran Muara Angke, UP3 Muara Angke, dan HNSI. Kegiatan berjalan khidmat, tertib, dan ditutup dengan ajakan untuk terus mendoakan serta mendukung pemulihan pascabencana.

  • POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    Warga di beberapa wilayah terdampak bencana di Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur atas bantuan akses internet Starlink yang disediakan oleh Polri. Bantuan ini dinilai sangat krusial karena memungkinkan mereka untuk kembali berkomunikasi dengan keluarga setelah jaringan seluler terputus akibat bencana banjir dan tanah longsor. 

    Poin-poin utama terkait bantuan Starlink dari Polri:

    Pemulihan Komunikasi: Warga yang terisolasi selama beberapa hari tanpa sinyal mengaku sangat terbantu dengan adanya akses Wi-Fi Starlink. Hal ini memungkinkan mereka mengabari keluarga dan mendapatkan informasi penting seputar bencana.

    Respons Cepat Bencana: Polri, melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK), mengerahkan delapan perangkat Starlink yang bersifat mobile (bergerak) ke lokasi-lokasi prioritas untuk mendukung masa tanggap darurat.

    Apresiasi Warga: Salah satu warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, menyampaikan testimoninya secara langsung, mengucapkan terima kasih kepada Polri karena bisa kembali terhubung dengan keluarga di luar daerah.

    Fokus Kemanusiaan: Penggunaan teknologi Starlink oleh Polri ini merupakan wujud nyata komitmen untuk memastikan keselamatan dan konektivitas warga di tengah situasi sulit, di mana infrastruktur komunikasi konvensional lumpuh.

  • Polri Kerahkan Seluruh Satuan Distribusikan Bantuan Bencana di Sumatera

    Polri Kerahkan Seluruh Satuan Distribusikan Bantuan Bencana di Sumatera

    Polri Kerahkan Seluruh Satuan Distribusikan Bantuan Bencana di Sumatera

    Jakarta – Polri menyampaikan duka atas bencana di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh. Polri pun berjanji untuk mengerahkan seluruh satuan dalam penanganan bencana di wilayah utara Pulau Sumatera tersebut.
    “Polri menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi dan memastikan seluruh unsur Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (29/11/2025).

    Trunoyudo menyampaikan Polri akan mengirimkan bantuan logistik ke daerah terdampak. Proses distribusi akan menggunakan jalur udara dengan helikopter milik Polri.

    “Hari ini, penerbangan bantuan logistik melalui dukungan udara Poludara Baharkam Polri diberangkatkan menuju Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

    Karo Penmas merinci kekuatan personel yang diturunkan dalam penanganan bencana. Ada sebanyak 97.924 personel yang dikerahkan.

    “Kekuatan personel Polri yang telah tergelar antara lain Polda Sumut sebanyak 1.754 personel, Polda Sumbar 2.743 personel, dan total personel Polda seluruh Indonesia yang siap digerakkan sebanyak 97.924 personel,” ujarnya.

    Sebelumnya, Polri mengirimkan bantuan sebanyak 6 ton untuk korban bencana di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan dikirim melalui dua pesawat dengan kapasitas 3-5 ton setiap pesawatnya yang berangkat dari Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

    “Untuk total logistik yang kita angkut sekarang, satu pesawat ada sekitar 5-3 ton, ya, satu pesawat. Load-nya sekitar segitu. Jadi tidak boleh melebihi daripada load,” kata Waastamaops Polri Irjen Laksana.

    Polri mengirim bantuan untuk bencana di utara Sumatera. (Foto: dok. Polri)
    Bantuan diberikan kepada korban terdampak yang membutuhkan penanganan darurat. Langkah itu merupakan perintah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar polisi menangani masalah bencana.

    “Baik itu kekurangan bahan makanan, kekurangan peralatan yang berupa genset, alat komunikasi, alat-alat SAR, yaitu kapal karet, mungkin pelampung. Alat-alat medis juga kita kirimkan, berupa obat-obatan,” bebernya.

  • Kapolri Kerahkan Personel dan Logistik Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera

    Kapolri Kerahkan Personel dan Logistik Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera

    Sumut – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan komitmennya dalam menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait dengan penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

    Sigit menegaskan, Korps Bhayangkara langsung merespons cepat mengerahkan kekuatan yakni, personel, sarana-prasarana, helikopter, pesawat hingga kapal untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah.

    Hal itu ditekankan Sigit saat menggelar rapat koordinasi penanganan bencana bersama sejumlah stakeholder terkait di Medan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025), malam.

    “Jajaran Polri sesuai arahan Presiden menindaklanjuti dengan menurunkan bantuan untuk operasi kemanusiaan,” kata Sigit dalam jumpa pers.

    Sigit memastikan, personel telah diterjunkan ke titik terdampak musibah tersebut. Selain itu, kata Sigit, personel hingga bantuan juga difokuskan untuk masuk ke wilayah yang paling parah atau hingga terisolasi usai bencana alam.

    “Mulai dari turunkan personel untuk masuk ke wilayah-wilayah yang terisolir kemudian kita menurunkan sarpras, baik pesawat, helikopter, kapal untuk bisa bantu kirimkan logistik yang diperlukan oleh masyarakat utamanya di wilayah terputus, jalurnya yang tidak bisa dimasukin, maka kita kerahkan bantuan melalu jalur udara,” ujar Sigit.

    Sigit menuturkan, kekuatan yang dikerahkan baik dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran. Dalam hal ini, seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk memaksimalkan bantuan dan penanganan bencana alam.

    “Kita turunkan untuk memaksimalkan, dukungan kita terhadap operasi ini, mungkin kita juga akan gelar operasi kemanusiaan, sehingga kemudian terkait kebutuhan personel, kebutuhan dukungan bantuan peralatan, sarpras, logistik bisa kita maksimalkan untuk membantu di 3 wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar,” tutup Sigit.

  • Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung

    Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung

    Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung

    Warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh nikmati perangkat WiFi. Foto: Dok. Istimewa
    Jakarta – Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) memasang delapan perangkat akses internet di titik banjir wilayah utara Sumatera. Kini warga sudah mulai berkomunikasi dengan keluarga melalui sambungan internet.
    Mabes Polri mengirimkan total 8 perangkat WiFi ke wilayah terdampak bencana, yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara, dan 2 unit di Sumatera Barat. Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya.

    Berdasarkan video yang diterima, sejumlah warga tampak menggunakan ponsel untuk berkomunikasi dengan keluarga. Diketahui bahwa hampir empat hari warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh, terputus akses internet.

    “Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang,” ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana, Minggu (30/11/2025).

    Pengungsi tampak antusias menggunakan layanan akses internet gratis itu. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan rasa syukur usai berkomunikasi dengan keluarga.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan Wi-Fi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelepon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi,” kata salah satu warga di lokasi.

    “Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih,” tambahnya.

    Adapun akses Wi-Fi ini akan dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih. Polri berharap kondisi warga terdampak banjir hingga longsor di utara Pulau Sumatera segera membaik.

  • Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga

    Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga

    Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga

    Aceh – Setelah empat hingga lima hari terputus dari jaringan komunikasi akibat bencana, masyarakat di wilayah terdampak akhirnya dapat kembali menghubungi keluarga mereka. Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan akses komunikasi darurat dapat dipulihkan secepat mungkin.

    Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, Mabes Polri telah mengirimkan total 8 perangkat Starlink ke wilayah terdampak bencana dengan rincian yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara dan 2 unit di Sumatera Barat.

    Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya di Desa Tingkem, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireun. Mereka memasang dan mengaktifkan akses WiFi Starlink, yang langsung dimanfaatkan warga untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka yang sebelumnya tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

    “Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang,” ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana.

    Kehadiran layanan komunikasi ini disambut haru dan rasa syukur oleh para pengungsi. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan langsung testimoninya:

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan WiFi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelpon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi. Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih.”

    Langkah cepat Polri dalam memulihkan konektivitas ini menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan yang krusial, membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan mendapatkan informasi penting selama masa tanggap darurat. Akses WiFi Starlink ini akan terus dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih.

  • Polda Metro Segera Gelar Perkara Khusus Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

    Polda Metro Segera Gelar Perkara Khusus Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

    Polda Metro Segera Gelar Perkara Khusus Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

    Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Taufiq/detikcom)
    Jakarta – Polda Metro Jaya menindaklanjuti permintaan gelar perkara khusus terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Polda Metro segera menjadwalkan gelar perkara khusus tersebut.
    “Atas permintaan 3 orang pertama (tersangka yang sudah diperiksa) mengajukan untuk dilakukan gelar perkara khusus. Sehingga penyidik saat ini berkoordinasi dengan wasidik mempersiapkan waktu untuk melaksanakan gelar perkara khusus,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

    Namun Budi belum memerinci kapan pastinya gelar perkara khusus itu akan dilaksanakan. Setelahnya, kata Budi, pihaknya akan memanggil lima tersangka lainnya yang belum diperiksa.

    “Setelah gelar perkara khusus akan ditindaklanjuti pemeriksaan saksi, ahli yang diajukan oleh 3 tersangka. Setelah itu baru tahap kepada 5 tersangka lainnya. Jadi ada tahapan-tahapan, ada yang kegiatan proses penyidikan ini yang didalami oleh penyidik,” jelasnya.

    Sebelumnya, Roy Suryo mengajukan permohonan gelar perkara khusus terkait perkara tersebut. Roy Suryo menjadi tersangka terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Roy Suryo mengajukan permohonan gelar perkara khusus terkait kasus tersebut.

    “Yang pertama, meng-update kegiatan advokasi. Kedua, menyerahkan surat permohonan gelar perkara khusus yang sebenarnya dulu pernah kami mintakan pada 21 Juli yang lalu. Tapi belum ditindaklanjuti oleh bagian Kabawasidik di Reskrim Polda Metro Jaya dan nanti kami akan kirim kembali begitu,” ujar kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, kepada di Polda Metro Jaya, Kamis (20/11/2025).meng-Kabawasidik di Reskrim Polda Metro Jaya dan nanti kami akan kirim kembali begitu,” ujar kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (20/11).

    Baca juga:
    Video: Pencekalan Roy Suryo cs ke Luar Negeri Diperpanjang 6 Bulan
    Roy Suryo dkk Jadi Tersangka
    Polisi sebelumnya menetapkan delapan orang sebagai tersangka terkait tudingan ijazah palsu Jokowi. Salat satunya adalah Roy Suryo.

    5 Tersangka klaster pertama:

    1.⁠ ⁠ES
    2.⁠ ⁠KTR
    3.⁠ ⁠MRF
    4.⁠ ⁠RE
    5.⁠ ⁠DHL

    Klaster pertama dijerat dengan Pasal 310 dan/atau Pasal 311 dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat (4) dan/atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    3 Tersangka klaster kedua:

    1.⁠ ⁠RS
    2.⁠ ⁠RHS
    3.⁠ ⁠TT

    Tersangka pada klaster kedua ini dikenai Pasal 310 dan/atau Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1, dan/atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat 1, dan/atau Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat 4 dan/atau Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang ITE.